Thursday, 27 May 2010

HOLIDAY, DESTINATION: GREECE

HELLAS!!!
hey people, I'm back!
setelah seminggu nyangkut di Yunani, aku akhirnya kembali. udah rindu sama ngeblog. mungkin aku udah lama ga post cerita, saking lamanya sampe di shoutbox-ku udah ada iklan buat membesarkan payudara!
what the ....
okay, dengan komat kamit mari kita mulai petualangan di pulau Kreta, Yunani!

Hari 1:

Hari Sabtu adalah hari H buat berangkat ke Yunani. kali ini seperti yang pernah kusinggung di post sebelumnya, aku ga ada heboh packing barang. pakaian pun cuma bawa seadanya. pesawat bakal take off jam 11.30, jadi jam 9 pagi aku udah bergentayangan di bandara. masih ngantuk dan punya niat mulia buat tidur di pesawat ntar!



masih ngantuk
lokasi: Zurich airport


liburan kali ini aku ga perlu nyeretin koper lagi buat di bawa ke kabin.
aku cuma bawa satu koper, jadi sehabis check in bawaanku cuma tas merah kesayanganku aja (dibilang kesayangan karena memang ga punya tas lain). pokoknya asli enteng!

nungguin mo borading minta ampun lamanya. aku udah ngantuk aja nungguin pesawat Edelweiss Air buat nangkring dan menyilahkan para penumpang malang yang udah pada ga sabar buat jejekin pantat mereka di pesawat.

akhirnya boarding dan terbang. perjalanan sekitar 2,5 jam.
pilot pun mengumumkan bahwa pesawat akan mendarat di bandara Heraklion. bukan cuma itu aja, pilot juga bilang bahwa di Heraklion anginnya kencang tapi suhu 25 derajat Celcius.

pesawat pun mau bersiap mendarat. 10 menit kemudian, pesawat goyang-goyang menerobos angin. aku yang lagi baca majalah jadi rada ga tenang. makin turun, pesawat makin goyah, kali ini beberapa anak kecil menjerit-jerit nangis karena badan pesawat goyang ga karuan dan bentar-bentar naik turun secara drastis.

(coba bayangin kalo kamu lagi naik mobil trus ada tanjakan dan turunan. nah, di waktu mobil melaju turun, perut kamu pasti terasa aneh. perasaan kayak gitu juga yang aku rasain, bedanya: lebih ekstrem karena aku udah hampir mo muntah karena naik turunnya pesawat.)

pilot kembali ngasi informasi. aku bakalan ngutip apa yang dia bilang:
"Para penumpang, pendaratan tidak dapat dilakukan dikarenakan angin yang sangat kencang. Angin yang datangnya dari selatan, sementara posisi pesawat berada di utara. Kami akan melakukan usaha pendaratan kedua dengan mengambil posisi dari selatan. Apabila pendaratan kedua juga gagal, kita akan mendarat di Athena."

WHATTT??? mendarat di Athena?
sapa sih yang ga tau kalo di Athena lagi sedang rusuh-rusuhnya karena krisis ekonomi? dan sekarang kalo gagal mendarat kami bakalan ke Athena?
yang ada ntar aku bukannya liburan malahan ngumpulin batu buat demo! aduhhh...

pendaratan kedua dilakukan, berkali-kali turbulence. selama proses ini ga ada penumpang yang ngomong.
hening.
seolah-olah pesawat menjelma jadi taman pemakaman di udara! inget kan peristiwa pesawat Afriqiyah yang meledak di Libiya baru-baru ini dikarenakan angin kencang?
jadi kalo kami semua tiba-tiba jadi hening di udara, itu bukan karena hening cipta, tapi karena mikirin nyawa yang udah setengah melayang.

kali ini pendaratan sukses. ga usah dibilang gimana waktu roda pesawat nyentuh daratan. asli nyeruduk! semua penumpang tepuk tangan dan akhirnya bisa ngomong lagi setelah tadi tiba-tiba bisu mendadak. dalam keadaan masih lemes aku keluar dari pesawat, rasanya kayak baru lolos dari maut.

angin di Heraklion memang kencang! baru keluar dari pasawat aja rambutku udah awut-awutan, gimana lagi di atas sana?!
di airport udah ada bus nunggu buat nganterin ke hotel yang berada di desa kecil, Sissi. jarak dari bandara ke hotel makan waktu sekitar setengah jam. sampe di hotel, aku kecewa ngeliat kamarnya, tapi aku ga mau ngeluh banyak. awal yang mengecewakan di Yunani.



baru sampe di Yunani langsung makan


they have funny things like this


Hari 2: 

rencana buat hari ini adalah: Heraklion!
buat ngunjungi ibukota Kreta, Heraklion, harus naik bus (yang lewat di depan hotel). habis sarapan, jam 9 pagi aku udah berdiri manis di depan hotel nungguin bus yang bakalan lewat jam 9.15. ternyata bus telat 5 menit.
dari dalam bus yang masih kosong keluar sebuah sosok yang kalo bisa dibilang wanita gembrot berkaca mata hitam. dia nanya dengan nada nyaring: "Heraklion?"
aku ngangguk, ga bisa ngomong karena kegarangannya. giliran ada penumpang yang mo naik nanya: "Dimana kalo mo beli tiket?"
si wanita seram ini nyahut: "Inside! Inside!"
ini kondektur bus atau sipir penjara? galak banget!
saingannya abang-abang di Sambu (terminal bus di Medan).
aku duduk di belakang supir (loh kok kayak lagu naik delman sih?)
iya, adegannya memang gitu. aku ngelirik si kondektur wanita, dia lagi menyibukkan diri ngeluarin tiket yang bakal dijual.
saat itu, aku serasa menyaksikan Medusa terlahir kembali!
gila, baru aja aku nonton film 'The Clash of Titan' 3D, sekarang aku ngeliat sendiri bahwa Medusa itu ternyata benar-benar eksis.
mitologi Yunani memang benar adanya!
tau gitu, aku bakalan ngebujuk Perseus buat minjemin pedang saktinya, sapa tau berguna buat nebas kepala Medusa kalo dia tiba-tiba ngamuk.
aku duduk diam tapi juga merasa sedikit tenang karena di tas aku bawa compact powder yang ada kacanya. jadi ntar aku ga perlu ngeliat mukanya, cukup lewat kaca aja.
daripada jadi batu! :D


titisan Medusa!

ga lama, si Medusa menghampiri tiap-tiap penumpang buat ngejual tiket. aku dapet giliran pertama (iya dong, kan di belakang supir hehe).
aku udah nyiapin uang 10 Euro (karena ga tau berapa harga tiketnya). dia bukannya langsung ngejual tiketnya, tapi malah melakukan prosesi berikut ini: buka kaca mata hitamnya - naruh kaca mata hitam di atas kepala - ngedip-ngedipin bulu mata terus nanya: "Heraklion?"
aku bengong. saking bengongnya aku hampir jawab:
"Nggak, saya mau ke Olympus. Mo jumpa Dewa Zeus!"

habis dia ngejual tiket, rasanya waktu itu aku pengen banget ketawa. dia bertingkah gitu gara-gara ada beberapa orang tamu dari hotel yang berjenis kelamin laki-laki, jadi kegenitan.
lagi-lagi, untung kami pada pake kaca mata hitam, makanya ga jadi batu semua! btw, selama perjalanan ke Heraklion, aku ngeliat si Medusa tiga kali make hand cream. dalam kurun waktu satu jam dia udah make hand cream tiga kali.
duhh, apakah lembaran tiket itu telah merusakkan kulit tanganmu, Sayang??



Koules Fortress



sandal tradisional



shopping center in Heraklion



inside of the church



tengkorak salah seorang Saint


Venetian Loggia




orang-orang Gipsi berjualan balon




Gyros dan Pommes frites




Grilled Squid



Greek Salad



Zaziki and Fried Baby Marron



hari Minggu adalah hari yang salah buat pergi ke Heraklion sebagai turis.
toko-toko tutup semua, cuma beberapa toko souvenir aja yang buka.
lalu lintas lengang, tapi di daerah objek wisata dipadati turis dan Gipsi. aku mengunjungi beberapa tempat kayak benteng pertahanan Koules, Venetian Loggia/City Hall dan Gereja Aiyos Titos.
di tempat yang terakhir aku ngeliat altar, di situ orang-orang memberi penghormatan dan berdoa untuk salah seorang Saint yang tengkorak kepalanya di simpan dan di letakkan di altar.
capek puter-puter di Heraklion, aku balik ke Sissi dan ketiduran di bus.
untung kondekturnya bukan si Medusa lagi!



Hari 3:

kali ini dengan niat mencoklatkan kulit, aku ga kemana-mana.
habis sarapan aku jalan ke pantai yang jaraknya sepuluh menit dari hotel. ada sih pantai yang jaraknya lebih dekat tapi udah dipenuhi para pensiunan dari Jerman.
btw, hotel dimana aku nginap kebanyakan dihuni orang tua.
ubanan semua deh pokoknya!
aku termasuk salah seorang yang paling muda di sana (selain anak-anak dan bayi). selain itu, aku juga satu-satunya orang Asia.
ga heran, waktu aku pas makan malam di malam pertama nginap, aku dipelototi orang-orang waktu masuk ruangan.
mungkin dikira pelayan baru :D



ternyata pantainya dinginnnnn!
berangin kencang dan airnya juga masih bersuhu 20 derajat.

huuuuuuuu bukannya bisa berenang atau berjemur yang ada malah masuk angin!
aku merinding terus selama di pantai. akhirnya karena udah ga tahan lagi aku balik ke hotel dengan kepala pusing dan bersin bersin.
setelah istirahat dua jam, aku mandi dan bersiap-siap. rencananya mo ke daerah yang namanya Malia. semalamnya aku nongkrong di Irish pub di dekat hotel, karena pemiliknya ramah jadi aku tanya dikit tentang Malia. dia cuma bilang: 'Hm, kayaknya bagus ngeliat sendiri deh. Mungkin saat ini keadannya cukup lumayan.'


Malia, sama sekali ga ada kesannya!


berbekal rasa penasaran, aku ke sana. ga jauh, cuma 10 menit naik taksi.
ternyata Malia itu ga ubahnya seperti kampungnya Inggris Raya.
dimana-mana turis dari Inggris, Skotlandia dan Irlandia berserakan.
hari mulai malam, perutku juga mulai lapar. mau makan, yang ada cuma restoran-restoran dengan menu yang rata-rata sama;
club sandwich, pommes frites, burger, ....
kalo pun ada restoran dengan menu yang lain itu cuma McDonald dan KFC.
bah!
rasanya waktu itu aku setengah nyesal menginjakkan kaki di daerah ini. dimana-mana cuma bar, klub yang hampir kosong karena ga ada pengunjung, restorannya ga ada yang menyajikan menu menarik. apa coba yang bisa dinikmati di Kreta?

satu-satunya keberuntungan kecil yang kutemukan di sana cuma: restoran Meksiko. yah, daripada makan club sandwich aku lebih milih makan fajita :(



important to remember!



menunya ga variatif!



Hari 4:



bangun pagi dengan penuh harapan, aku bersiap-siap mo berangkat ke Knossos. mau ngeliat reruntuhan kerajaan Knossos.

kerajaan ini juga yang jadi cikal bakal tentang mitologi labyrinth. siapa yang ga tau tentang mitologi labyrinth, silakan cek di wikipedia!



King's Room




kalo ada yang mau mengunjungi reruntuhan kerajaan Knossos, dianjurkan untuk ikut tur.
kalo ga, kurang berkesan. aku ikut tur berbahasa Inggris, masih kurang pede pake bahasa Jerman. untungnya pemandu wisatanya pintar bercerita (atau mungkin membual kali ya :D)


cara dia bercerita hidup, jadi semua orang yang ikutan tur ikut terhanyut mendengarkan sejarah yang dibumbui mitologi labyrinth. di tengah-tengah tur aku merasa beruntung milih tur berbahasa Inggris, karena pas ga sengaja ngedengar pemandu tur berbahasa Jerman yang lagi berusaha menjelaskan replika lukisan-lukisan kerajaan Knossos. dia ngomong, "Ini salah satu lukisannya. Yah... mereka menari. Hmm ya menari..." buat apa gue bayar kalo cuma dengarin kata yang diulang-ulang terus?


si pemandu wisata



bak mandi kuno, digunakan juga sebagai peti mati



reruntuhan Kerajaan Knossos yang direkonstruksi



Queen's Room



lukisan Banteng yang jadi simbol suci


tur makan waktu sejam. habis tur aku harus naik bus balik ke Heraklion dan makan siang di sana. tur sejam juga bikin perut laper, apalagi udah jalan ke sana ke mari ngelilingi kerajaan yang berdebu.
setelah milih salah satu restoran secara acak di pusat kota Heraklion, lagi-lagi aku mesti kecewa dengan menunya. masa sih udah di dareah dimana banyak turis bertumpuk tapi menunya itu-itu aja? di Heraklion aku sama sekali ga ada jumpain restoran dengan menu autentik. padahal aku pengen makanan asli Yunani, bukannya cuma Gyros dan pommes frites.
habis makan, aku buru-buru ngejar bus buat balik ke Sissi. bus terakhir yang ke Sissi cuma sampe jam 3 sore. turun dari bus yang ternyata ga berhenti di depan hotel, aku ngeliat restoran Indonesia.
wow, ini baru namanya oase di tengah gurun!
setelah bosen jejelin makanan berminyak dan menu yang itu-itu aja, makan makanan Indonesia emang penyegaran!


dari ki-ka: kerupuk, lumpia, pergedel jagung


si pelayan ngasi selembar menu yang bisa kubawa, aku ngebaca: also take away. wah, asik nih!
yah paling ga bisa mengobati rindu akan makanan Indonesia. langsung aja kuputuskan buat makan malam di situ. restorannya kelihatan masih baru, mungkin baru beberapa bulan buka. si pelayan datang ngasi menu. aku langsung pengen nyoba banyak menu;
pergedel jagung dan lumpia, ikan bumbu bali dan gado-gado.
iya, saya emang rakus. semua juga udah tahu :D
habis pesan, ga lama si pelayan datang lagi. dia tanya:
note: W: waitress, A: aku
W: Ngg.. tadi Anda pesan gado-gado ya?
A: Iya.
W: Oh gitu. Maaf saya harus tanya lagi soalnya saya lupa catat.
ga lama dia datang lagi
W: Tadi Anda ada pesan hidangan yang ini ya? *aku juga lupa hidangan apa*
A: Nggak.
W: Oh maaf, saya kira tadi Anda pesan ini.
ga lama dia datang buat naruh piring dan konco-konconya
A: Hmm pesanan minuman saya sudah selesai?
W: Oh iya, sebentar ya.
dari mukanya aja aku udah tau pelayan bego itu pasti lupa kalo aku tadi ada pesan minuman! geblek banget deh pokoknya!
udah gitu, ini restoran service-nya sumpah jelekkkk banget! yang punya resto ternyata orang Indonesia (dia juga yang jadi juru masaknya) tapi walaupun ortunya orang Indonesia tulen, dia ga bisa berbahasa Indonesia. dia lahir dan besar di Belanda. ini aku ga ngarang loh, dia sendiri yang ngomong ke aku.


Ikan Bumbu Bali


istri si pemilik restoran ini kayaknya orang Belanda.
nah si wanita ini kayak ga niatan mo ngebantuin suaminya kerja, malah main-main ma anaknya. emang sih anaknya masih kecil tapi masa di saat restoran lagi banyak pesanan dia main ci luk ba? padahal waktu itu anaknya lagi ga rewel. *btw, gaya gue ngomel kok udah kayak emak-emak gini yah?* ujung-ujungnya hidangan datang sejam kemudian!




Gado Gado


makanan di restoran itu emang bisa dibilang lumayan.
tapi ada tiga fakta yang perlu kita ingat tentang sebuah restoran Indonesia di desa kecil bernama Sissi di Pulau Kreta:
1. pelayannya bego.
2. istri pemiliknya cuma nampang mejeng dan mamerin high heels doang.
3. pemiliknya (plus koki) lebih mentingin make kaca mata hitam di atas jidat daripada cepet-cepet nyelesaikan kerjaannya.



Hari 5: 

hari ini aku ga ada kemana-mana. cuma ke pantai dan lagi-lagi aku kedinginan. kali ini malah lebih parah bersinnya. bukan cuma bersin, aku juga udah demam! ga mau buang waktu, aku langsung beli obat ke apotek. habis minum obat aku tiduran. selain beli obat aku juga beli balsem gosok.

tapi ternyata, mereka ngejual balsem gosok yang udah kadaluarsa ke aku. kadaluarsanya udah 2 tahun lagi!!! selain itu, tiba-tiba telinga kiriku ga bisa mendengar. aku sama sekali ga bisa nikmati liburan lagi. yah gimana mo enjoy kalo lo tiba-tiba sakit, make balsem kadaluarsa dan jadi budeg medadak! agghhhh......


expired balm



Hari 6: 

sebel banget rasanya sakit pas lagi liburan. dimana orang-orang pada asik berjemur aku malah make selimut! tapi dikarenakan rasa iri, aku akhirnya nekad ke pantai. berenang sebentar. habis itu aku tumbang lagi!
salah sendiri sih, udah tau suhu air masih dingin tapi masih juga sok-sokan. kepalaku pusing banget, mana pada hari ini aku menerima kabar ga enak lagi (udah bagian ini ga bakalan dibahas di post mana pun!)
baru menjelang sore aku bisa bangun dari tempat tidur. dengan kepala masih pusing aku makan malam di restoran di dekat pelabuhan. sepertinya restoran ini adalah restoran yang paling lumayan dibandingkan yang lainnya. tapi berhubung masih sakit, hidangan ikan yang enak juga terasa aneh di lidah!

Hari 7: 

rencana hari ini adalah belanja di Heraklion! niat itu bikin badanku terasa lebih sehat (sedikit). aku nangkring di depan hotel nungguin bus jam 09.15 pagi. badanku masih lemes, tapi gpp deh!
sampe di Heraklion aku nyempetin mampir di salah satu café. Café ini cukup unik, namanya make bahasa Perancis, konsep sajiannya make nama Italy tapi semua menunya ditulis pake Inggris!


Hot Choco and cookies



kayaknya selama di Yunani aku kurang beruntung, termasuk saat berbelanja.
aku ada ngeliat sepatu ballerina yang cantik tapi cuma ada ukuran 36 dan 38 (sementara ukuranku 37), ngeliat baju keren di salah satu toko tapi cuma ada ukuran L (sementara ukuran yang kucari XS atau S), ngeliat lagi dress lucu di etalase tapi tokonya udah tutup jam 14.30!
ujung-ujungnya aku hampir ga belanja. ada sih...
cuma beli tas ukuran sedang, sandal jepit dan kalung. daripada ga ada.
aku benar-benar ga puas!
pelajaran: di Yunani toko-toko udah pada tutup jam 3 sore :( 

Hari 8: 

rasanya udah ga sabar mo pulang! habis sarapan jam 10 pagi aku udah mulai beres-beres koper. berhubung cuma bawa barang dikit, jadi express packing juga ga ada masalah. ternyata seminggu di Kreta ga begitu banyak hal yang mengesankan (selain Kerajaan Knossos doang!) mana di hotel menu sarapannya itu itu aja, tiap hari selalu sama.
serius, mereka sama sekali ga ganti menu sarapan!
kalo tinggal sehari lagi di sana kayaknya aku bakalan mati deh!
sebelum jam 12 siang aku udah check out, bus buat ngantar ke bandara bakalan datang jam 13.40. walopun udah jalan-jalan, makan, minum, sampe gigit-gigit jari, tapi nungguin bus rasanya lama banget. saking lamanya rasanya badanku tiba-tiba udah hampir sama kerasnya kayak patung-patung Yunani yang dipajangin di entrance hotel.



promosi di sebuah kios kecil



bus datang. akhirnya!
perjalanan ke bandara makan waktu hampir sejam karena bus juga jemput tamu-tamu lain dari berbagai hotel. bandara udah dipadati oleh penumpang yang ternyata mo balik ke Zurich semua!
rindu juga udah seminggu ga dengar orang Swiss ngomong.
kali ini perjalanan mulus tanpa ada ancaman angin kencang, untunglah!
pesawat mendarat di Kloten, Zurich dengan mulus. suhu 22 derajat Celcius.
sambil nyeretin koper aku keluar bandara, kepalaku masih pusing dan rasanya saat itu aku sama sekali ga ada kekuatan untuk membuka akun email....

4 comments :

Helena Hotmonica said...

wow,kak ika..
ceritanya panjang bgt, tp lumayan seru. enak dongg bisa jalan-jalan ke yunani.
foto-fotonya bagus, bikin penasaran.
ntar kalo ada duit,ajak keluarga jalan-jalan ke sana ah..

ika hardy said...

@Helena:
haha iya lg kumat mo nulis panjang, jd nulisnya pjg.
iya asik tuh liburan ma keluarga :)
thx udh mampir yaa...

Hennie Triana Oberst said...

Lumpianya seenak Lumpia gue gak?
Pergedel jagungnya kok warnanya coklat?
pasti lu dlm hati bilang...
"ah..lu protes aja.." :D

ika hardy said...

@Hennie:
enakan lumpia lu soalnya gratisss dan gw bisa makan sebanyak mungkin hahaha. ga kok!
lumpianya biasa aja. pergedel jagungnya tuh menyalah keknya! udah gitu keras, pdhl kan harusnya ga keras kali.
restoran aneh itu, ga jelas semua yg kerja di sana... (palak gw hehe)

makan ati lah makan di situ, enakan makan di rumah lu deh pokoknya hahaha