Friday, 18 May 2012

sekelumit

cuma dua kata yang pengen aku ucapkan buat situs Blogger: terlalu canggih!
beneran, tampilan baru ini emang bikin aku pusing. yup, pengertian kata 'pusing' sekarang udah sedikit menyerempet ke arah 'kurang mengerti'.
nevertheless, it's always good to be back!


udah berapa lama yah ga post di blog? hmmm...
sumpah, saya kangen menulis di tengah malam. ketik ketik seakan orang paling sibuk sedunia yang dihantui jutaan deadline. saya sampai bingung mau mulai dari mana lagi. saking banyaknya hal yang terlewat karena keterbatasan waktu. kali ini seperti biasa saya bakal rangkum apa yang terjadi di hidup saya akhir-akhir ini.


saya udah lulus di pendidikan Handelsdiplom alias Commercial School itu.
ini berarti satu lagi resolusi tahun 2012 saya udah tercapai! :o)
nilai saya cukup lumayan sekitar rata-rata 5,2. emang ini jauh dari nilai tertinggi yaitu 6. tapi saya juga ga mau terus-terusan mengeluh dan jor-joran lagi kayak dulu. hasil tulisan Selbständige Arbeit tentang Kopi Luwak saya dapat nilai 5,4. lumayanlah :o)
saya cukup pasrah dengan nilai bahasa Jerman. yeaaa...ini memang bukan sekedar kursus bahasa Jerman, tapi tingkat yang lain. lagipula tak ada gunanya meratapi. toh si ibu guru yang galak itu tetap bertengger di pendiriannya, masih mending nilai saya dibandingkan salah satu teman sekelas saya yang di salah satu ujian reguler dapat nilai 1. nilai 1 itu kan nilai mati!
teganya.....
seperti yang saya tulis tadi, saya dulu sempat jor-joran banget. segala sesuatu itu: demi nilai.
begadang sampai jam 3 pagi dan bangun jam 4.15 subuh. kadang sedikit ga percaya kalo saya pernah mengalaminya dan masih tahan juga mengikuti kelas dari jam 8 pagi sampai 4 sore. terkadang saya 'sedikit' bohong ke Mr. J (baca: si pacar) - yeah, kali ini udah pake inisial :D - saya bilang ke dia saya bangun jam 5 pagi padahal sih sejam sebelumnya *sigh*


tapi itu udah berakhir. setidaknya untuk sementara.
saat ini hubungan saya dengan si pacar baik saja. dia baru-baru ini juga lulus ujian untuk bank yang di adakan di Jenewa. saya, jelas saja ikutan senang. tapi kali ini saya ga mau panjang lebar nulis tentang dia, ini kan juga masih blog saya *narsis*.


banyak hal-hal yang super terlewatkan, salah satunya cerita ini.
di beberapa post yang lalu *lupa, malas ngecek* saya pernah menulis tentang bekas teman-teman saya yang tidak suka akan pendapat dan pendirian saya. mereka membenci saya, saya (tidak mau munafik) juga tidak suka mereka. menurut saya, terserah saja mau berburuk sangka saya begini begitu, kebarat-baratan dsb. toh mereka juga tidak tahu keseharian saya di sini, jadi silakan saja berkomentar ini itu, saya akan tetap jalan dengan yang saya yakini.
lalu, di idul fitri lalu saya dihubungi salah satu bekas teman saya. dia memang tidak termasuk dalam orang-orang yang menhujat saya habis-habisan di facebook, tidak nyuruh saya istighfar :D (duh saya juga masih punya agama, ga mesti segitunya kali menggurui seseorang bolak balik nyuruh istighfar, saya merasa ibadah kan tidak perlu dipamerkan) ;o)
kabar dari bekas teman saya itu saya terima lewat SMS. dia mengucapkan selamat idul fitri. SMS saya jawab dingin, saya ga ingin bermunafik ria. saya tidak merasa nyaman lagi berteman dengannya dan lebih baik saya nyatakan terus terang. saya juga tidak nyaman berteman dengan seseorang namun pada saat bersamaan dia juga menjelek-jelekkan dan bergosip tentang saya. lebih baik saya jauhi. reaksi dari dia, sepertinya sedih atau juga... menyesal?! 
entahlah saya tak mau peduli lagi :D


topik lain!
akhir-akhir ini saya rada rajin bergabung dengan klub buku yang didirikan oleh saya satu teman saya dari Afrika Selatan, Stephanie. saya mulai bergabung di Book Swap edisi kedua :o) buku yang saling dipinjamkan adalah buku bahasa Inggris, kebanyakan novel tapi ada juga yang menawarkan buku motivasi bahkan sampai DVD. awalnya saya rada ogah-ogahan untuk bergabung karena cuma mengenal satu teman di situ dan di saat bersamaan saya juga sedang sibuk-sibuknya menjalani pendidikan Bürofachdiplom alias Office Administrative Diploma, jadi waktu itu saya menitikberatkan membaca buku-buku tebal berbahasa Jerman ketimbang novel berbahasa Inggris.


sekarang saya sedikit lebih aktif, lebih sering datang :D
yah, saya pikir kenapa juga saya tidak memulai memperlebar pertemanan saya. toh mereka semua baik, ramah dan lucu. emang sih, buku yang saya tawarkan baru satu hihi. ketauan banget saya lebih senang ngopi dan ngobrolnya ketimbang mengulas buku :D
sekarang saya punya teman-teman lebih banyak lagi, karena salah satu keunikan dari grup Book Swap ini adalah tiap kali pertemuan yang datang sering berganti-ganti dan tiap orang boleh membawa teman yang kira-kira seide dengan kami semua. tentu saja bahasa wajib adalah bahasa Inggris, walaupun saya sering didorong-dorong mereka buat berbahasa Jerman kalau kami semua mengalami benturan, misalnya buat complain ke pelayan, buat nanya tentang pesanan dan hal-hal ga enak lainnya :D
saya sih senang aja dengan kehadiran grup ini di keseharian saya. jadinya saya punya grup teman-teman yang berbahasa Inggris, Jerman dan Indonesia. tinggal pilih mau ikutan social event yang mana :D


saya memang terkenal jarang ngumpul sesama teman Indonesia. bukan karena saya tidak suka mereka atau merasa paling penting di dunia. tapi menurut saya terlalu sering ngumpul dengan sesama bangsa juga tidak terlalu membantu saya buat mengembangkan diri. saya ingin punya banyak teman dari berbagai kalangan dan akar budaya, saya ingin membuka horizon saya dari sudut pandang lain. 
bukan berarti ini tidak dipunyai orang-orang Indonesia, menurut saya berteman dengan banyak orang dari berbeda latar belakang dan budaya membuat kita jadi lebih toleran.
lalu bagaimana hasilnya sampai saat ini?
sangat menyenangkan. saya sangat menikmati hidup saya di Swiss.


oops, sudah lewat tengah malam.
akan dilanjutkan di post mendatang.
semoga saya lebih rajin post di blog! ;-)



2 comments :

Helena Hotmonica said...

kak ika, udah lama ga cerita ;)
iya, aku juga setuju banget sama kak ika, kalo kita keseringan ngumpul sama yg sama dengan kita, malah kita jadi ga berkembang.

anyway, apa kabar kak ika? :)

ika hardy said...

@Helena:
Hallo Helena, makasih udah mampir!
senang deh, ternyata ga cuma aku yang berpikiran begitu.
aku baik saja, mudah2an kamu juga ya dek ;)