Friday, 18 April 2014

BORDEAUX, FRANCE

Cerita di Perancis berlanjut.

Day 1
Untuk mencapai Bordeaux kami harus naik kereta dari Gare Montparnasse. Dalam perjalanan ke Gare Montparnasse kami harus berdiri. Yup, transportasi Metro memang sangat tidak nyaman, serba salah. Mau duduk ga enak dan jujur aku rada jijik lihat bangku di Metro. Mau berdiri kalau jarak dekat sih ga apa-apa, tapi kalau pas capek atau jarak agak jauh bisa bikin bete.

Sesampainya di Gare Montparnasse kami jalan-jalan sebentar nunggu kereta. Untungnya perjalanan dari Paris ke Bordeaux yang memakan waktu 6 jam di kereta, kami pesan tempat di kelas 1. Pastinya lebih lega dan nyaman dibandingkan kelas ekonomi di TGV.
Selama di perjalanan aku baca novel sambil diselingi tidur. Kami makan bekal sandwich di kereta sambil nikmati pengalaman melancong dengan kereta :D

Awan mendung di Bordeaux

Akhirnya setelah enam jam kami tiba di stasiun Bordeaux.
Bordeaux adalah kota yang cantik, banyak gedung-gedung kuno, jalan-jalan kecil dipenuhi bangunan apartemen atau toko yang umurnya ratusan tahun. Kalau kamu ingin melakukan perjalanan yang jauh dari hiruk pikuk gaya hidup Paris, cobalah datang ke Bordeaux. Sebab Perancis bukanlah hanya Paris belaka.





Kedatangan kami disambut awan mendung. Tapi hari ga menunjukkan bakal hujan, Perjuangan berikutnya adalah menuju hotel. Harus naik bus, untungnya ga terlalu jauh dari stasiun.
Walau sedikit bingung dan hampir tersasar, akhirnya hotel yang dituju juga ketemu. Asyiknya lagi, kebetulan kamar yang kami pesan di-upgraded ke junior suite.
Sehabis check-in kami istirahat sebentar dan ga lama mulai bertualang nyari restoran untuk makan malam sambil berfoto sebentar. Hari itu aku lumayan capek sehabis 6 jam perjalanan di kereta, jadi sehabis makan malam cuma pengen balik ke hotel dan istirahat.


Don't forget to try the wine from Bordeaux

Day 2
Setelah semalaman tidur cukup nyenyak, pagi hari aku bangun dengan harapan besar. Semoga cuaca di Bordeaux jauh lebih baik daripada di Paris. Kami sarapan di hotel yang didesain apik. Deretan wine memenuhi salah satu dinding di ruang sarapan. Si pacar udah langsung ambil posisi di depan rak wine, memeriksa barisan demi barisan botol.

Rencananya kami cuma mau mengitari daerah sekitar situ. Mumpung cuaca cerah.Ternyata cuaca memang lumayan hangat, selama gak berlama-lama berada di bawah bayangan pasti ga akan kedinginan :D Kesempatan ini aku manfaatin buat memotret jalanan lengang di akhir pekan di kota yang terkenal dengan wine ini.


Unique old buildings


Scary hand by the door


Monsieur Poulet :o)


Such a lovely place

Sewaktu melancong kami biasanya bertanya ke penduduk lokal yang tahu tentang dimana bisa makan enak :o) Sebisa mungkin menjauhi restoran yang terlalu penuh dikunjungi turis. Selain bisa jadi kurang autentik (cuma komersil doang), biasanya harga juga lebih mahal haha.

Di satu toko aksesoris dan sabun, si pemilik toko langsung nunjuk restoran ga jauh dari tokonya. Jadilah kami makan di restoran "Le Petit Commerce".
Ternyata hidangan di situ benar-benar enak! Ga nyesal minta rekomendasi penduduk setempat.




Kiosk



Two travellers



One of the small beautiful street in Bordeaux








Berhubung cuma singgah sebentar di Bordeaux, dengan berat hati harus berangkat hari berikutnya ke Marseille. Di Bordeaux aku juga ga sempat banyak memotret, entah karena euphoria karena cuaca lebih bagus daripada di Paris atau memang lupa.

Yang pasti aku bakalan tetap mau menulis cerita seputar travelling.
Walau post ini udah telat banget, tapi janji untuk menulis harus tetao dilaksanakan. Semoga bisa lebih sering update blog lagi (ini bukan janji tapi harapan) :D